Postingan

Menampilkan postingan dengan label Akhlaq

SOMBONG ADALAH MENOLAK KEBENARAN

Gambar
🌅 Sifat sombong adalah sifat tercela menurut syariat, akal, maupun fitrah. Orang yang sombong tidak akan masuk surga.  Karena surga itu mulia tidak layak bagi orang yang hina.  Rasulullah ﷺ pernah bersabda: لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ، قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا، وَنَعْلُهُ حَسَنَةً، قَالَ: إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ، الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ، وَغَمْطُ النَّاسِ _“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya masih ada kesombongan walaupun sebesar biji dzarrah.”  Seorang sahabat kemudian bertanya: “Sesungguhnya ada orang ada orang yang senang apabila pakaian dan sandalnya bagus.”  Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha indah dan menyukai keindahan.  Yang dimaksud dengan kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.”_ (HR. Muslim: 91) ⛱️ Selama ini mungkin kita mengira bahwa sombong hanyalah jika merendahkan harkat dan marta...

Kebangkrutan Besar Akibat Buruknya Lisan di Sosial Media

Gambar
Realita Kebebasan Berpendapat di Sosial Media    Di zaman modern saat ini, dengan adanya sosial media dan internet, seseorang dengan mudah berbicara dan menyampaikan pendapatnya. Di sosial media lebih mudah menyampaikan aspirasi dan pendapat. Akan tetapi sosial media ada juga sisi negatifnya, yaitu setiap orang bebas berbicara negatif, mencaci dan mencela. Lebih bebas daripada di dunia nyata karena ia bisa sembunyi di balik akun sosial media yang ia punya, bisa lebih berani karena tersembunyi dan bisa lebih lari dari tanggung jawab. Sebagai seorang mukmin, tentu sangat tidak layak berbicara kasar, mencela dan melaknat kapanpun dam di mana pun, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,  ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦَ ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻌَّﺎﻥِ ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟﻄَّﻌَّﺎﻥِ، ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟْﻔَﺎﺣِﺶِ ﻭَﻟَﺎ ﺍﻟْﺒَﺬِﻱﺀِ “Sesungguhnya orang mukmin itu orang yang tidak suka melaknat, mencela, berkata keji/jorok, dan kotor”  (HR. Ahmad 1/416; shahih...

ADUKAN KESEDIHAN KITA HANYA PADA ALLAH

Gambar
Jujur saja, banyak di antara kita pada hari ini adalah pribadi yang layu. Sedikit saja tertimpa masalah kita segera mengadu, bukan kepada Allah tetapi kepada dunia, kita ingin semua orang tahu bahwa kita tengah tertimpa kesulitan agar mereka menaruh kasihan. Sakit update status, ada masalah update status, sedih update status, dst. Kita ingin dunia tahu bahwa kita tengah sedih dan berduka. Padahal, generasi salaf terdahulu bahkan ada yang menderita sakit pada matanya hingga buta sejak lima belas tahun lamanya tapi tidak ada seorang pun yang tahu. Syuraih al-Qadhi rahimahullah, seorang tabi’in mulia, itulah sosok yang kita maksud. Salah seorang dari mereka yang pernah mencicipi nasehat berharga ini bercerita: Syuraih berkata kepadaku pada saat aku mengadukan sebagian sesuatu yang membuatku resah karena ulah kawanku. Maka Syuraih memegang tanganku dan menarikku ke pinggir lalu ia berkata: يَا ابْنَ أَخِيْ، إِيَّاكَ وَالشَّكْوَى لِغَيْرِ اللَّهِ ، فَإِنَّ مَنْ تَشْكُوْ إِلَيْهِ...

Terkadang,Kesalehan itu Datang dari Seorang Sahabat...

Gambar
Dari Al-Mukhawwal diriwayatkan bahwa ia menceritakan , “Buhaim Al-Ajali pernah datang kepada saya suatu hari dan berkata: ‘Apakah engkau mengenal seseorang yang engkau sukai dari tetangga atau sanak saudaramu, yang berkeinginan melaksanakan haji untuk dapat menemaniku?’ Aku (perawi) Menjawab: ‘Ada’ Aku segera menemui seorang lelaki yang shalih dan baik akhlaknya, lalu keduanya aku pertemukan. Mereka pun bersepakat untuk pergi bersama. Kemudian Buhaim pulang menemui istrinya. Beberapa saat kemudian (sebelum pergi), si lelaki (yang akan menemani Buhaim) menemuiku dan berkata: ‘Hai kamu, aku senang kalau kamu menjauhkan sahabatmu itu dariku, agar mencari teman seperjalanan yang lain saja.’ Aku bertanya: ‘Kenapa rupanya? Sungguh aku tidak melihat orang yang setara dengannya dalam kebagusan akhlak dan perangai. Aku pernah berlayar bersamanya, dan yang kulihat darinya hanyalah kebaikan.’ Lelaki itu menjawab: ‘Celaka kamu, setahuku ia orang yang banyak menangis, hampir tak pernah berhen...

Apakah Anda Termasuk Sebaik-baik Manusia?

Gambar
هل أنت من خَيْرِ النَّاسِ؟ 1. Orang yang paling baik dalam membayar hutang عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عن رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه  وسلم- أنه فَقَالَ « خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً  ». متفق عليه Artinya: Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan: "Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang". Muttafaqun 'alaih 2. Orang yang belajar al-Quran dan mengajarkannya عَنْ عُثْمَانَ - رضى الله عنه - عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ  الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ » رواه البخاري Artinya: "Ustman bin Affan radhiyallahu 'anhu berkata: "Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya". Hadits riwayat Bukhari 3. Orang yang paling diharapkan kebaikannya dan paling jauh keburukannya عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رض...

Pemimpin, Cerminan dari Rakyatnya

Gambar
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Kadang kita sebagai rakyat jelata selalu menyalahkan Si Presiden. Pemimpin jadi tumpahan kesalahan atas kerusakan yang di mana-mana terjadi. Pemimpin yang jadi biang kesalahan atas korupsi di berbagai jajaran. Semua gara-gara Si Presiden. Kenapa setiap orang tidak mengintrospeksi diri sebelum menyalahkan penguasa. Yang patut dipahami, pemimpin adalah sebenarnya cerminan dari rakyatnya. Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah mengatakan, وتأمل حكمته تعالى في ان جعل ملوك العباد وأمراءهم وولاتهم من جنس اعمالهم بل كأن أعمالهم ظهرت في صور ولاتهم وملوكهم فإن ساتقاموا استقامت ملوكهم وإن عدلوا عدلت عليهم وإن جاروا جارت ملوكهم وولاتهم وإن ظهر فيهم المكر والخديعة فولاتهم كذلك وإن منعوا حقوق الله لديهم وبخلوا بها منعت ملوكهم وولاتهم ما لهم عندهم من الحق ونحلوا بها عليهم وإن اخذوا ممن يستضعفونه مالا يستحقونه في معاملتهم اخذت منهم الملوك مالا يستحقونه وضربت عليهم المكوس والوظائف وكلما ...

Bahayanya Penyakit Munafiq

Gambar
Ketahuilah, sesungguhnya tubuh ini sering sakit da penyakitnya, sebenarnya mudah dan gambang disembuhkan , karena manusia telah membuka berbagai rumah sakit untuknya dan juga berbagai poliklinik serta berbagai apotik, dan para doker dan perawat serta para apoteker siap untuk mengobatinya. Tetapi, bila kalbu (hati) manusia dihinggapi oleh penyakit, maka penyakit yangdideritanya sangat berbahaya. Karena dampaknya akan mengahancurkan da membinasakan pasiennya, bahkan dapat menjerumuskannya ke dalam neraka yang besar nyala apinya. Para tabib hati adalah para Rasul alahaimus sholaatu was sallam, para ulama yang mukhlis, dan para da'i yang waspada. Ketahuilah, sesungguhnya Allah telah membagi penyakit dalam dua bagian. Kedua bagian ini telah disebutkan dalam al-Qur'anul karim. Ahlul ilmi telah membicaraka masalah penyakit hati ini dan pembahasan yang paling baik dan paling utama dalam membahas masalah ini yang digambarkan oleh Ibnu Qayyim, dalam "Ighootsatul Lahfaan min Mashoo-i...

Menyukai Seseorang Hanya Karena Allah

Gambar
Pengertian "seseorang" dalam hadist ini menurut pendapat para ulama ditujukan kepada seorang muslim, karena sesungguhnya kita dianjurkan untuk mengambil teman setia orang-orang yang berasal dari kalangan muslim secara keseluruhan. Tetapi, sudah barang tentu hubungan dan kecintaan ini diletakkan dalam porsi yang berbeda-beda, karena harus disesuaikan dengan tingkat ketaatan dan kedekatan yang bersangkutan dengan Allah Ta'ala. Barangsiapa diantara mereka (kalangan kaum muslimin) yang lebih banyak durhakanya, berarti kita harus lebih membencinya da lebih menjauhinya. Barangsiapa yang lebih banyak ketaatannya kepada Allah Ta'ala, berarti kita harus lebih mencintainya dan lebih mendekat kepadanya. Tetapi, anda akan menjumpai sebagian orang, apabila ada orang lain yang datang kepadanya dengan penampilan yang hina, ia langsung mendiamkannya dengan sejadi-jadinya dan mengiranya sebagai orang fasiq serta mencurigainya dengan hal yang bukan-bukan. Sikap seperti ini menunjukkan ...

Menjaga Pandangan

Gambar
Menjaga pandangan dari hal-hal yang dilarang memang perkara yang sangat sulit apalagi di zaman sekarang ini. Hal-hal yang diharamkan untuk dipandang hampir ada disetiap tempat, di pasar, di rumah sakit, bahkan di tempat-tempat ibadah. Internet, Majalah-majalah, koran-koran, televisi, gedung-gedung bioskop penuh dengan gambar-gambar seronok dan porno alias para wanita yang berpenampilan vulgar.  Bagaimana para lelaki tidak terjebak dengan para wanita yang aslinya merupakan keindahan kemudian bertambah keindahannya tatkala para wanita tersebut menghiasi diri mereka dengan alat-alat kecantikan, dan lebih bertambah lagi keindahannya jika yang menghiasi adalah syaithan yang memang ahli dalam menghiasi para wanita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Wanita adalah aurat, jika ia keluar maka syaitan memandangnya”[ HR At-Thirmidzi 3/476 no 1173 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani (lihat As-Shahihah 6/424 no 2688) Berkata Al-Mubarokfuuri, “Yaitu syaitan menghiasi wanita pad...

Kagum pada diri sendiri / Ujub

Gambar
Setan mempermalukan seseorang dengan rasa ‘ujub (kagum) pada diri sendiri. Seseorang yang ujub pada dirinya sendiri akan terungkap kesalahannya yang memalukan tersebut. Maklum, sifat ujub itu seperti kerikil di jalan. Dalam membuat seseorang yang berjalan dengan wajah diangkat, tersandung dan jatuh tersungkur mencium tanah. Orang yang ujub adalah orang yang mempermahal atau menuntut harga yang tinggi untuk dirinya dari yang sesungguhnya. Kata Imam Syafi’i, “Barangsiapa yang menaikan harga dirinya di atas harga yang sesuai dengannya, maka Allah akan mengembalikannya pada nilai yang sesuai.” Namun faktor lingkungan juga punya andil dalam membuat seseorang bersifat ujub. Yaitu, jika orang-orang di sekitar orang yang ujub itu mengecilkan dosa dan kesalahannya, dan melupakan sebagian besar darinya. Basyar ibn Al-Harits lain lagi. Ia mendefiniskan ujub dengan kalimat, “Apabila kamu sudah menganggap bahwa amalmu lebih banyak, sedangkan engkau menganggap amal orang lain sedikit.” Sikap mere...

Video Tabligh Akbar Syaikh Prof Dr. Abdur Rozzaq Al Badr – Islam Agama Akhlak (Lombok, 23 April 2013)

Gambar