PENJELASAN (SYARAH) DOA KAFFARATUL MAJELIS
Doa Kaffaratul Majelis سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ “Mahasuci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan Yang berhak disembah, kecuali Engkau. Aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.”[1] Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abu Hurairah dan lain-lain Radhiyallahu Anhum. Di dalamnya disebutkan sabdanya ﷺ sebagai berikut. مَنْ جَلَسَ فِي مَجْلِسٍ فَكَثُرَ فِيهِ لَغَطُهُ فَقَالَ قَبْلَ أَنْ يَقُومَ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ… إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا كَانَ فِي مَجْلِسِهِ ذَلِكَ “Barangsiapa duduk dalam suatu majelis, dan banyak suara kegaduhan di dalamnya, sehingga dia sebelum berdiri dan majelisnya itu mengucapkan … tiada lain diampuni Allah semua apa yang terjadi dalam majelisnya itu.” Hadits ini memiliki lafazh-lafazh lain yang datang dari para shahabat yang lain pula. Ungkapan ، لَغَطُهُ اللَّغْطُ adalah suara dan kegaduhan. Sedangkan yang dimaksud adalah ucapan-...