Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah

SAHABAT JULAIBIBرضي الله عنه ‏ ‏YANG MERINDUKAN MATI SYAHID

Gambar
JULAIBIB رضي الله عنه (IA MEMILIH BERJIHAD DAN MERINDUKAN SYAHID)  “Sami’na wa`atha’na”, itulah sikap seorang mukmin ketika sampai kepadanya perintah dari Rasulullah ﷺ.  Sikap ini sebagai bukti keimanannya kepada Rasulullah ﷺ dan sebagai bukti kecintaannya kepada Allah سبحانه وتعالى.  Memang demikianlah, menjadi keharusan bagi seseorang yang telah bersaksi Muhammad adalah utusan Allah untuk menerima segala yang telah menjadi keputusan Rasulullah.  Tidak ada lagi pilihan bagi dirinya, kecuali harus tunduk dan patuh, karena Rasulullah ﷺ tidak memerintahkan kecuali dalam perintah tersebut mengandung banyak hikmah.  Dan beliau ﷺ tidak melarang, kecuali dalam larangan itu terdapat bahaya besar. Sikap taat, tunduk dan patuh itu selalu menghiasi para sahabat Rasulullah yang merupakan satu generasi terdidik di bawah naungan cahaya Nubuwwah.  Generasi yang dipuji oleh Allah dan yang terpilih untuk menemani, serta mendukung dakwah Rasulullah ﷺ.  Alla...

SHALAHUDDIN AL-AYYUBI - PENAKLUK KOTA YERUSALEM

Gambar
Shalahuddin al-Ayyubi Kali ini kita akan bercerita tentang seorang laki-laki mulia dan memiliki peranan yang besar dalam sejarah Islam, seorang panglima Islam, serta kebanggaan suku Kurdi, ia adalah Shalahuddin Yusuf bin Najmuddin Ayyub bin Syadi atau yang lebih dikenal dengan Shalahuddin al-Ayyubi atau juga Saladin. Ia adalah seorang laki-laki yang mungkin sebanding dengan seribu laki-laki lainnya. Asal dan Masa Pertumbuhannya Shalahuddin al-Ayyubi adalah laki-laki dari kalangan ‘ ajam  (non-Arab), tidak seperti yang disangkakan oleh sebagian orang bahwa Shalahuddin adalah orang Arab, ia berasal dari suku Kurdi. Ia lahir pada tahun 1138 M di Kota Tikrit, Irak, kota yang terletak antara Baghdad dan Mosul. Ia melengkapi orang-orang besar dalam sejarah Islam yang bukan berasal dari bangsa Arab, seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Tirmidzi, dan lain-lain. Karena suatu alasan, kelahiran Shalahuddin memaksa ayahnya untuk meninggalkan Tikrit sehingga sang ayah merasa kelahiran anakny...

SAYYIDAH MARYAM, PERAWAN SUCI (BAGIAN KE-2)

Gambar
Krisis Bani Israel. Tibalah tahun yang menyulitkan bagi Bani Israel. Dimana saat itu krisis mendera dan kesusahan hidup merajalela.  Nabi Zakariyya Alaihi Salam sendiri terkena dampaknya, sedangkan Maryam, putri Imran yang cantik dan saleh itu masih menjadi tanggungannya.  Maka beliau segera menemui orang-orang Israel dan berkata kepada mereka ; ”Demi Allah…, kalian tahu kalau aku sudah sedemikian tua dan tidak sanggup lagi untuk menafkahi Maryam putri Imran. Maka siapakah diantara kalian yang bersedia menanggungnya setelahku?” ”Demi Allah…!!”, jawab orang-orang. ”Sebagaimana yang anda lihat, tahun ini kita ditimpa kesusahan!!” Kemudian mereka menanggung kebutuhan Sayyidah Maryam bergantian sampai akhirnya mereka mengundi seperti yang dilakukan para rahib terdahulu.  Jatuhlah undian pada Yusuf AnNajjar, seorang tukang kayu dan juga sepupu Maryam. Selama itu, padahal makanan yang dikirimkan Yusuf hanya ala kadarnya. Akan tetapi setiap Nabi Zakariyya Alaihi Sala...

SAYYIDAH MARYAM, PERAWAN SUCI (BAGIAN KE-1)

Gambar
Keluarga Terhormat. Sayyidah Maryam berasal dari kalangan terhormat dan taat beragama. Ayahnya bernama ’Imran Ibn Matsan, bundanya adalah Hannah Bint Qafudzan.  Keduanya adalah orang-orang saleh dan memiliki kesetiaan yang tinggi pada agama sehingga Bani Israel memuliakan keluarga yang juga diberikan kedudukan tinggi oleh Allah pada masa itu. ”Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)” (QS. Ali Imran : 33) Pamannya sendiri adalah Nabi Zakariyya Alaihi Salam, sedangkan bibinya adalah Asya’ Bint Qafudzan, bunda Nabi Yahya Alaihi Salam.  Tentunya, lingkungan yang bersih dan keluarga yang dipenuhi kesalehan ini juga berpengaruh besar terhadap Sayyidah Maryam. Nazar Sang Bunda. Sayyidah Hannah dalam usia tuanya belum juga dikaruniai seorang anak. Sehingga pada suatu ketika tatkala ia tengah bernaung dibawah rindangnya pepohonan, dipanjatkannya sebait doa : ”Ya Allah…, jika sekiran...

KISAH ALQAMAH DURHAKA KEPADA IBUNYA, SHAHIH KAH?

Gambar
Pada zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqamah. Dia seorang pemuda yang giat beribadah, rajin shalat, banyak puasa dan suka bersedekah. Suatu ketika dia sakit keras, maka istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan Alqamah. Maka, Rasulullahpun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi dan Bilal bin Rabah untuk melihat keadaannnya. Beliau bersabda, “Pergilah ke rumah Alqamah dan talqin-lah untuk mengucapkan La Ilaha Illallah ”Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’, maka segeralah mereka men-talqin-nya, namun ternyata lisan Alqamah tidak bisa mengucapkan La ilaha illallah. Langsung saja mereka laporkan kejadian ini pada Rasulullah. Maka Rasulullah pun bertanya, “Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua?” Ada yang menjawab, “Ada wahai Rasulullah, dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta.” Maka Rasulullah mengirim utusan untuk menemuinya, dan bel...

Sepenggal Kisah Lemah Seputar Perjalanan Hijroh Rosululloh ke Kota Madinah (Bagian 2)

Gambar
Kisah II: Sepasang Burung Merpati dan Lala-laba dimulut Goa A. Kemasyhuran Kisah Hampir sama dengan yang sebelumnya, kisah inipun sangat masyhur dan selalu disebutkan oleh para penceramah setiap kali menyebutkan perjalanan hijrohnya Rosululloh ke kota Madinah, sehingga seakan-akan menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari kisah hijroh yang agung tersebut. B. Al kisah : Saat Rosululloh dan Abu Bakr sudah sampai ke goa, maka beliau bersama Abu Bakar masuk kedalamnya, lalu datanglah seekor laba-laba dan sepasang burung merpati ke mulut goa atas perintah Alloh Ta’ala. Adapun laba-laba maka dia langsung membuat rumah di mulut goa, sedangkan burung merpati segera membuat sarang dan bertelur disitu. Maka tatkala para pemuda Quraisy yang sedang kebingunagn karena kehilangan jejak beliau sudah sampai ke dekat goa, maka salah seorang diantara mereka pergi mendekat, akan tetapi karena melihat dimulut goa ada rumah laba-laba yang belum rusak dan burung merpati yang sedang bertelur, maka dia pun b...

Sepenggal Kisah Lemah Seputar Perjalanan Hijroh Rosululloh ke Kota Madinah (Bagian 1)

Gambar
Sulitnya Rosululloh untuk mengembangkan dakwah islam di kota Mekkah adalah salah satu sebab hijrohnya Rosululloh dan para sahabat beliau ke kota Madinah. Perjalanan hijroh tersebut mengandung ibroh dan pelajaran yang sangat berharga bagi segenap kaum muslimin, namun sangat disayangkan kisah agung itu harus terkotori dengan adanya beberapa kisah lemah yang selalu menempel setiap kali orang menyampaikan atau menulis tentang perjalanan hijroh Rosululloh dengan Abu Bakar Ash Shidiq. Di antara kisah lemah itu adalah kisah digigitnya Abu Bakar oleh seekor ular saat berada didalam goa, juga adanya laba-laba dan burung merpati yang berada di mulut goa. Semoga pembahasan ini bisa menjadi peringatan bagi semuanya untuk tidak lagi menyampaikan kisah tersebut dalam kisah perjalanan hijroh Rosululloh. Kisah I: Abu Bakar Digigit Ular A. Kemasyhuran kisah ini : Kalau kita baca kitab-kitab yang menceritakan perjalanan hijroh Rosululloh ke kota madinah dihampir semu kitab sejarah, bisa dip...

Thola’al Badru ‘Alaina … Senandung Penduduk Kota Madinah Saat Menyambut Kedatangan Rosululloh, Benarkah?

Gambar
Konon diceritakan bahwa setelah Rosululloh dan Abu Bakr menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, ditengah-tengah intaian kaum kuffar Quraisy, maka akhirnya Alloh menyelamatkan mereka hingga sampai ke Kota Madinah. Di sisi kisah yang lainnya para penduduk kota Madinah, dari kaum laki-laki, wanita dan anak-anak setiap harinya keluar rumah menuju pingiran kota untuk menunggu kedatangan beliau, kalau sampai sore hari belum ada tanda-tanda kedatangan beliau maka mereka pulang dengan perasaan kecewa. Sehingga suatu ketika dari jauh kelihatan ada debu yang berterbangan, semakin lama semakin dekat, mereka berharap-harap cemas siapakah gerangan yang datang tersebut ? Alangkah bahagianya mereka tatkala mengetahui bahwa yang datang adalah Rosululloh, manusia agung yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya, lalu mereka semua menyenandungkan gubahan bait syair berikut ini : من ثنيات الوداع O طلع البدر علينا    ما دعا لله داع  O وجب الشكر علينا    جئت بالأمر المط...