Postingan

JANGAN SAMPAI LISAN KITA LALAI DARI DZIKIR PADA ALLAH

Gambar
Terus Basahi Lisan dengan Dzikir pada Allah Basahnya lisan dengan dzikir yang membuat hati ini hidup. Dzikir yang membuat kita semangat mengurangi kehidupan. Dzikir kepada Allah yang membuat kita terangkat dari kesulitan. Lisan ini diperintahkan untuk berdzikir setiap saat. Dari ‘Abdullah bin Busr, ia berkata,  أَعْرَابِيَّانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ أَحَدُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». وَقَالَ الآخَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَىَّ فَمُرْنِى بِأَمْرٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. فَقَالَ « لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْباً مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ » “Ada dua orang Arab (badui) mendatangi Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam , lantas salah satu dari mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, manusia bagaimanakah yang baik?” “Yang panjang umurnya dan baik amalannya,” jawab beliau. Salah satunya lagi bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya...

MENELADANI PARA IMAM MAZHAB

Gambar
Meneladani Para Ulama Rasulullah saw.  bersabda, ”Ulama adalah Pewaris para Nabi.” Para ulama tidak hanya mewarisi risalah beliau; tetapi juga mewarisi misi dakwah beliau; mewarisi sifat dan akhlak beliau; juga mewarisi keistiqamahan, keteguhan, kesabaran, semangat dan keberanian beliau dalam memperjuangkan dan membela agama ini tanpa pernah khawatir dan takut terhadap celaan para pencela. Para ulama pun seharusnya ‘mewarisi’ penderitaan Rasulullah saw. yang banyak dihadapkan pada ragam tantangan, celaan, hujatan bahkan penganiayaan secara fisik dari para penentang dakwah beliau. Ulama Masa Kini Hari ini banyak ulama yang mewarisi risalah Rasulullah saw, namun sedikit sekali yang mewarisi keistiqamahan, keteguhan, kesabaran, semangat dan keberanian beliau dalam memperjuangkan dan membela agama ini tanpa pernah khawatir dan takut terhadap celaan para pencela. Lebih sedikit lagi ulama yang mau dan siap ‘mewarisi’ penderitaan Rasulullah saw. yang banyak dihadapkan pada ragam tantangan...

BALASAN BAGI ORANG YANG TAK BERIMAN - NERAKA (Pendahuluan, Sudah Diciptakan, Kekal, Lokasi, Kedalaman Dan Luas, bagi 1)

Gambar
PENDAHULUAN Neraka adalah negeri yang Allah ﷻ janjikan untuk orang-orang kafir yang durhaka kepada syari’at-Nya dan mendustakan para Rasul-Nya.  Dia adalah adzab Allah ﷻ yang di dalamnya Allah  mengadzab musuh-musuh-Nya, memenjarakan orang-orang yang mesti di penjara dari kalangan orang-orang yang berdosa.  Neraka adalah kehinaan yang sangat besar, kerugian yang sangat dahsyat, tidak ada lagi kehinaan di atas itu dan tidak ada kerugian yang lebih besar dari pada itu.  Allah ﷻ berfirman,  رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ “Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka maka sungguh Engkau telah hinakan dia dan tidak ada bagi orang-orang yang zhalim seorang penolongpun.” (QS. Ali Imran : 192).  أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَن يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ “Tidakkah mereka mengetahui,...

PERANG SALIB PERTAMA (PERANG ANTARA KAUM MUSLIMIN DAN KAUM NASRANI)

Gambar
Perang Salib Pertama (1095-1099 M) Perang Salib Pertama adalah serangkaian operasi militer yang didorong oleh keinginan kaum Kristen Eropa untuk menjadikan tempat-tempat suci umat Kristen, khususnya Yerusalem masuk ke wilayah perlindungan mereka. Seruan Paus Urbanus pada tahun 1095, membuat penguasa-penguasa Kristen Eropa bersatu untuk melakukan serangan ke wilayah-wilayah muslim di Timur Dekat. Sejak awal, Perang Salib membentuk babak penting dalam dua sejarah yang berbeda namun saling terkait, yaitu Barat dan Timur. Bagi Barat, Perang Salib adalah bagian penting dari evolusi Eropa Barat abad pertengahan. Sementara bagi muslim di Timur, Perang Salib memainkan peran sementara tetapi tidak terlupakan, karena perang ini mempengaruhi kesadaran umat Islam hingga kini. Latar Belakang Perang Salib Pertama Pertemuan bangsa Barat dan Timur (Islam) pertama kali terjadi setelah adanya kebijakan-kebijakan ekspansi negara muslim baru, yang dibentuk pasca wafanya Nabi Muhammad saw, tahu...

SIAPAKAH YANG PALING BERAT COBAANNYA?

Gambar
SIAPAKAH YANG PALING BERAT COBAANNYA?  Suatu hari seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ, "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat cobaannya?" Beliau ﷺ menjawab: "Para nabi, kemudian orang-orang saleh, kemudian yang sesudah mereka secara berurutan berdasarkan tingkat kesalehannya. Seseorang akan diberikan ujian sesuai dengan kadar agamanya. Bila ia kuat, ditambah cobaan baginya. Kalau ia lemah dalam agamanya, akan diringankan cobaan baginya. Seorang mukmin akan tetap diberi cobaan, sampai ia berjalan di muka bumi ini tanpa dosa sedikit pun." (HR Bukhari). Hadis di atas menunjukkan bahwa kadar cobaan berupa   musibah yang diberikan Allah SWT itu bertingkat. Semakin tinggi tingkat keimanan, semakin berat ujian yang dialami. Sejatinya cobaan itu merupakan proses penguatan iman dan ketakwaan. Maka, bersabarlah dan terimalah dengan segala keikhlasan apa yang terjadi. Tidak perlu segala cobaan itu disikapi berlebihan. Tafakuri dan temukan   hi...

PENJELASAN ZIKIR PAGI DAN PETANG (1) AYAT KURSI

Gambar
Syarah Dzikir Pagi dan Petang (1) Ayat Kursi أَعُوذُ باِللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.  Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya).  Tidak mengantuk dan tidak tidur.  Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.  Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya.  Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya....

SAHABAT JULAIBIBرضي الله عنه ‏ ‏YANG MERINDUKAN MATI SYAHID

Gambar
JULAIBIB رضي الله عنه (IA MEMILIH BERJIHAD DAN MERINDUKAN SYAHID)  “Sami’na wa`atha’na”, itulah sikap seorang mukmin ketika sampai kepadanya perintah dari Rasulullah ﷺ.  Sikap ini sebagai bukti keimanannya kepada Rasulullah ﷺ dan sebagai bukti kecintaannya kepada Allah سبحانه وتعالى.  Memang demikianlah, menjadi keharusan bagi seseorang yang telah bersaksi Muhammad adalah utusan Allah untuk menerima segala yang telah menjadi keputusan Rasulullah.  Tidak ada lagi pilihan bagi dirinya, kecuali harus tunduk dan patuh, karena Rasulullah ﷺ tidak memerintahkan kecuali dalam perintah tersebut mengandung banyak hikmah.  Dan beliau ﷺ tidak melarang, kecuali dalam larangan itu terdapat bahaya besar. Sikap taat, tunduk dan patuh itu selalu menghiasi para sahabat Rasulullah yang merupakan satu generasi terdidik di bawah naungan cahaya Nubuwwah.  Generasi yang dipuji oleh Allah dan yang terpilih untuk menemani, serta mendukung dakwah Rasulullah ﷺ.  Alla...