Sifat Malu dengan Hiasan Dunia dari Imam Ath-Thabari
Nama beliau Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib. Orang-orang sekitar beliau kerap memanggil dengan sebutan Abu Ja’far dan generasi setelahnya menyebutnya dengan Imam Ath-Thabari. Kata Ath-Thabari berkaitan dengan tempat kelahiran beliau yang bernama Thabaristan, saat ini masuk dalam wilayah negara Iran. Kehadiran Islam di daerah ini terjadi pada tahun 22 H melalui sebuah perjanjian damai pada masa kepemimpinan Umar bin Khaththab melalui panglimanya, Suwaid bin Muqarrin al-Muzani. Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah pasukan Islam berhasil menaklukkan kota al-Ray yang kini bernama Teheran. Ulama yang lahir pada tahun 225 H ini adalah anak dari seorang pencinta ilmu yang hidup sederhana. Ayah Ath-Thabari sangat menginginkan anaknya menjadi seorang ulama yang bisa menjadi rujukan dan panutan. Walau harus berkerja keras seadanya, Jarir bin Yazid bersikeras membiayai Ath-Thabari untuk berkeliling ke beberapa negeri untuk mencari ilmu. Keinginan ini memang bukan tanpa alas...

Komentar
Posting Komentar